Jakarta - Mal baru yaitu Kota Kasablanka Rp 2,1 triliun hadir di Jalan Prof. Dr Satrio atau dikenal Jalan Casablanca, Jakarta Selatan. Keberadaan mal ini bakal mendukung rencana menjadikan ruas jalan tersebut menjadi 'Orchard' Jakarta.
"(Kota Kasablanka) tidak hanya menjadi new shopping destination saja. Tetapi dengan kehadiran mal tersebut akan semakin mendukung Jalan Casablanca-Jalan Satrio menjadi Orchard Road-nya Indonesia," ucap Direktur Pakuwon Group A. Stefanus Ridwan S, ditemui saat pembukaan mal baru ini di Jalan Casablanca, Jakarta Selatan, Sabtu (28/7/2012).
Untuk menjadi Orchard layaknya di Singapura, menurut Stefanus, suatu mal tidak mungkin berdiri sendiri. Mal ini harus berkumpul menjadi satu tanpa memikirkan adanya persaingan atau saling 'membunuh'.
"Kalau mau menjadi Orchard seperti di Singapura, mal tidak bisa berdiri sendiri, dia harus ada dukungan dengan mal yang lain, bukan untuk bersaing, tetapi berupaya menarik konsumen sebanyak mungkin apalagi sampai dapat menarik turis asing," jelasnya.
Saat ini, okupansi Kota Kasablanka sudah mencapai 90% dengan tingkat open tenant saat show off sudah mencapai 70% lebih.
"Ini bisa merupakan rekor tersendiri, begitu buka sudah 70% tenant telah buka, bahkan di akhir tahun sudah mencapai 90%," tandasnya.
Pakuwon Group menghabiskan Rp 2,1 triliun membangun mal baru bernama Kota Kasablanka tahap I. Dalam 5 tahun ke depan mal ini akan menjadi Superblok Kota Kasablanka di atas lahan 9,5 hektar.
sumber : detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar